Minggu, 29 September 2013

Hakikat dan Fungsi Ilmu Sosial Dasar

Ilmu Sosial Dasar (ISD) membicarakan hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya. Hubungan ini dapat diwujudkan kenyataan sosial dan kenyataan sosial inilah yang menjadi titik perhatiannya. Dengan Demikian Ilmu Sosial Dasar memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran kita dalam menghadapi lingkungan sosial.


ISD Bertujuan membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas dan bukanlah suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri, hanya suatu pengetahuan mengenai aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalah yang terwujud. Istilah pengetahuan mempunyai pengetahuan yang menunjukan adanya kelonggaran dalam batas dan kerangka berfikir dan penalaran, istilah ilmu pengetahuan telah digunakan karena mencakup suatu pengertian mengenai sistem berfikir dan penalaran.

ISD menyajikan suatu pemahaman mengenai hakikat manusia sebagai makhluk sosial dengan menggunakan suatu kerangka pendekatan yang melihat sasaran studinya tersebut sebagai suatu masalah obyektif dan juga menggunakan kacamata subyetif. Dengan menggunakan kacamata obyektif, berarti konsep-konsep dan teori-teori berkenaan dengan hakikat manusia dan masalah-masalahnya yang telah dikembangkan dalam ilmu sosial akan digunakan, sedangkan subyektif, maka masalah-masalah yang dibahas tersebut akan dikaji menurut perspektif masyarakat yang bersangkutan, dan dibandingkan dengan pengkaji ilmu sosial dasar. Diharapkan dengan gabungan obyektif dan subyektif ini, akan mewujudkan adanya kepekaan mangenai masalah-masalah sosial dan disertai dengan penuh rasa tanggung jawab dalam kedudukannya sebagai warga masyarakat ilmiah, warga masyarakat dan negara Indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar